Skip to content

Allah memperhatikan kekuatan, bukan kecepatan

February 21, 2009

Sementara kita khawatir tentang seberapa cepat kita bertumbuh, Allah memperhatikan seberapa kuat kita bertumbuh
(Rick Warren-The Purpose Driven Life)

Kehidupan orang percaya ibarat benih yang ditanam kemudian bertumbuh semakin besar dan akhirnya berbuah. Seberapa cepat kita bertumbuh, tergantung pada kehendak dan seberapa siap kita menanggapi ajakan untuk bertumbuh. Namun kita pun perlu hati-hati dengan kecepatan bertumbuh kita karena hal itu belum tentu menentukan kekuatan pohon pertumbuhan kita. Jika kita memperhatikan pohon angsana, yaitu pohon yang sering ditanam sebagai perindang, ia tumbuh sangat cepat, namun, ketika angin besar melanda, ia akan mudah tumbang. Berbeda dengan pohon beringin, yang tumbuh tidak secepat angsana, namun saat diterpa angin besar, ia tetap kokoh berdiri. Serupa pertumbuhan orang percaya, adakah kita bagaikan angsana yang cepat bertumbuh, namun tak kokoh, ataukah serupa beringin, yang lambat, namun tetap teguh berdiri.

One Comment leave one →
  1. paulpla permalink
    February 21, 2009 7:38 am

    hmm, kalau Allah sendiri adalah sumber pertumbuhan kita, sebenarnya kecepatan tidak ada pengaruhnya dalam kualitas pertumbuhan. Tentu Ia juga ingin kita maksimal, namun seberapa kuat juga sebenarnya di luar kemampuan kita. Mungkin faktor penting (dari sisi manusia) adalah kesiapan: seberapa siap anda dan saya untuk mengalami pertumbuhan dengan cara dan waktu Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: