Skip to content

Hidup bersama Allah= hidup berpengharapan

March 10, 2009

Hidup tanpa Allah berarti mati tanpa pengharapan-anonim

Seorang yang berkata bahwa ia sedang hidup, namun ia tidak mengenal Allah, sama saja bahwa ia ‘mati’.  Mengapa? karena satu-satunya sumber pengharapan sejati adalah Allah! Seorang yang ingin mengalami kehidupan yang benar-benar sejati harus mengenal Allah. Hidup sejati seperti apa? Bagi banyak orang, hidup mungkin berarti nafas terus berhembus, jantung terus berdetak, dan tubuh masih bergerak. Namun, dalam kehidupan orang percaya, hidup lebih dari sekedar itu semua. Hidup berarti ada di dalam Allah, dalam jalur dan kendali Allah. Tanpa itu semua, sebenarnya kita sedang tidak mengalami hidup. Tanpa pengharapan sejati yaitu Allah, hidup bukanlah hidup!

Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan (Roma 15:3)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: