Skip to content

Menyelesaikan Perselisihan dengan Pengampunan

August 12, 2014

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Kolose 3:13

Ketika berelasi dengan orang lain  tidak selamanya berjalan baik dan harmonis, kadang ada konflik, perselisihan, karena adanya perbedaan cara pandang, latar belakang, budaya dan kepentingan. Persahabatan yang indahpun bisa berubah menjadi permusuhan. Jika perselisihan tidak segera diselesaikan, bisa berubah menjadi konflik yang besar, menguras emosi, merusak jiwa dan menghancurkan persahabatan. Untuk itu dibutuhkan strategi untuk manajemen konflik.

Sebagai anak-anak Allah, Tuhan ingin anak-anakNya terampil berelasi dan terampil juga menyelesaikan konflik melalui pengampunan. Kedewasaan kita bisa dilihat dari sikap mengatasi konflik. Saat perselisihan terjadi, marilah kita saling merendahkan hati, berani mengakui kesalahan, kesakitan yang dialami, perasaan negatif yang muncul, dan bersedia saling mengampuni, supaya relasi yang rusak dipulihkan, hati yang luka disembuhkan. (Bayu)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: