Skip to content

Hatinya sudah gelap pikirannya sudah buntu

August 21, 2014

lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.” Matius 26:38   

Seseorang yang mengalami tekanan yang hebat sering kali lupa siapa Tuhannya siapa dirinya. Tekanan hidup yang berat dirasakan sebagai beban hidupnya sendiri dan sering kali berfikir tidak ada lagi orang yang dapat menolongnya. Orang yang mengalami depresi sering kali gagal untuk menggunakan hati dan pikirannya mencari jalan keluar. Hatinya sudah gelap pikirannya sudah buntu.

Yesuspun sebagai manusia biasa pernah mengalami kesedihan dan ketakutan yang hebat sehingga seperti putus asa dan mau mati rasanya. Tetapi ia berdoa “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” Mari kita meneladani pengalaman ini dengan berkata seperti Dia kepada Bapa “Biarlah kehendakmu yang jadi” Tuhan tidak membiarkan kita dalam penderitaan. “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”. (Mat 11:28) – Theo Sahara

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: